Sejarah Tentang Larangan Terbang ke Eropa Part 1

Semua bermula dari sebelum tahun 1990-an hingga 2007. Kala itu beberapa kali terjadi kecelakaan pesawat di Indonesia. Pada tahun 2007 saja ada dua kecelakaan, awal Januari Pesawat Adam Air jatuh di perairan Majene, Selat Makassar. Kemudian pesawat Garuda Indonesia mengalami kecelakaan pada pertengahan tahun itu.

Berdasarkan rangkaian peristiwa kecelakaan penerbangan itu ICAO sebagai lembaga organisasi penerbangan sipil internasional melakukan audit terhadap penerbangan sipil di Indonesia. ICAO mengirimkan tim Universal Oversight Audit Program (USOAP) ke Indonesia pada Februari 2007. Hasil audit USOAP menunjukkan nilai Indonesia hanya mencapai 54%.

ICAO melakukan audit ke negara-negara anggotanya di seluruh dunia. Dari hasil USOAP itu ditentukan nilai safety compliance penerbangan sipil suatu negara.  ICAO menetapkan standar keselamatan penerbangan sipil internasional minimal 60%. Negara-negara dengan skor Global Aviation Safety Plan (GASP) di bawah 60% harus menaikkan standar keamanannya hingga di atas 60%. Itu adalah batas minimal keselamatan penerbangan sipil internasional yang harus dipenuhi.

masih tahun 2007. FAA (Federal Aviation Administration), otoritas penerbangan AS, mengeluarkan pengumuman bahwa keselamatan penerbangan di Indonesia turun dari Kategori 1 menjadi Kategori 2. Yang dimaksud Kategori 2 dalam peraturan FAA, regulasi keselamatan penerbangan suatu negara tidak dilaksanakan dengan baik, pengawasan-nya pun tidak sesuai dan tidak memenuhi standar yang ditetapkan oleh ICAO. Standar keamanan penerbangan ICAO tercantum dalam Konvensi Chicago Anex 1-19. “First Category – adalah yang memenuhi syarat dan Second Category – tidak compliance. Pilihan penilaiannya hanya yes dan no.

Pada awal Juli 2007, Uni Eropa menjatuhkan larangan (ban) terbang kepada maskapai-maskapai penerbangan Indonesia. Mereka dilarang beroperasi ke negara-negara anggota Uni Eropa.

Uni Eropa berpedoman, hasil audit ICAO menunjukkan keselamatan penerbangan di Indonesia hanya mencapai 54% dan berada di bawah standar Internasional yang ditetapkan 60%. Itu mengindikasikan penyelenggaraan keselamatan penerbangan di Indonesia buruk. Penilaian ICAO tersebut dipergunakan karena USOAP merupakan standar audit penerbangan dunia. Walaupun sebetulnya hasil audit tersebut tidak bisa dipakai untuk menghukum terdapat suatu negara, Uni Eropa sudah mengambil keputusan demikian.

Setiap negara mempunyai otoritas di bidang penerbangan. di UE, otoritas penerbangan tertinggi adalah EASA (European Aviation Safety Agency). Pelaksana teknisnya ada di JAA (Joint Aviation Authority). JAA merupakan gabungan dari otoritas-otoritas penerbangan di negara-negara anggota Uni Eropa. Otoritas JAA ini berlaku untuk semua negara anggota Uni Eropa.

Ada tujuh komite di Uni Eropa terkait penerbangan yang selalu merujuk pada hasil-hasil audit yang dipercaya di dunia. Salah satunya adalah Aviation Safety Unit (ASU) di bawah Direktorat Penerbangan Sipil EU. Larangan terbang ke Eropa kepada maskapai-maskapai penerbangan Indonesia dikeluarkan oleh ASU. Tapi ASU bukan bagian dari EASA. Pada saat larangan terbang ke Eropa diberlakukan, anggota Uni Eropa ada 22 negara. Larangan terbang tersebut dikeluarkan agar komunitas Uni Eropa tidak terbang dengan maskapai-maskapai dari negara yang dianggap berbahaya, seperti Indonesia pada tahun 2007 lalu, jadi tujuannya adalah untuk melindungi komunitas Uni Eropa.

Larangan terbang EU ini rumit, apabila ada satu negara UE memberlakukan larangan terbang maka larangan itu bisa dipakai atau diberlakukan di semua negara anggota. Sedangkan pada saat hendak mencabut larangan tersebut, harus melalui keputusan bersama yang disetujui oleh seluruh negara anggota dan Indonesia harus mendapatkan persetujuan dari 28 negara anggota Uni Eropa untuk mencabut larangan terbang terhadap maskapai-maskapai penerbangan nasional. Larangan ini berlaku bagi 62 air operators Indonesia baik berjadwal maupun charter.

 

Bersambung ke part 2.

You may also like

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.