Maslenitsa, Perayaan Unik dari Rusia

Hello World!

Mungkin istilah maslenitsa (Масленица) masih terasa asing di telinga kita yang tinggal di negara beriklim tropis. Sebenarnya itu hal yang wajar sih, karena perayaan ini berkaitan dengan musim dingin dan musim semi. Maslenitsa diselenggarakan di antara waktu sebelum berakhirnya musim dingin dan sebelum datangnya musim semi (biasanya diadakan pada bulan Februari). Perayaan maslenitsa ini berasal dari bangsa Slav yang tinggal di Eropa Timur.

Persiapan perayaan maslenitsa

Biasanya, maslenitsa identik dengan makanan bernama bliny (Блины) semacam pane cake. Di mana ada perayaan maslenitsa, maka di situ terdapat bliny. Sama seperti kehadiran ketupat pada saat lebaran.

Para penjual bliny (pane cake) yang ikut merayakan maslenitsa

Perayaan maslenitsa tidak lengkap rasanya jika tidak ada boneka raksasa dengan rambut panjang seperti tokoh kartun Rapunzel. Biasanya mereka menamai boneka itu dengan sebutan babuska (бабушка) yang berarti nenek.

Continue reading “Maslenitsa, Perayaan Unik dari Rusia”

Hits: 7

Sate Ala Rusia

Hello World!

Kalau bicara soal sate, pasti yang ada di pikiran kita adalah deretan potongan daging yang ditusuk oleh batang bambu dan dipanggang di atas bara api. Secara umum, cara pengolahan sate di berbagai dunia hampir sama dengan sate yang ada di Indonesia. Namun, perbedaannya ada pada nama dan tentu saja rasa. Misalnya saja di Rusia, sate dikenal dengan nama Шашлык (Shashlik).

Penjual Shashlik

Shashlik memiliki beberapa varian rasa. Ada shashlik berbahan dasar daging kambing, sapi, ayam, dan babi. Biasanya, yang paling banyak dijual dan mudah ditemukan di Rusia adalah shashlik berbahan dasar daging babi. Jika Anda tidak mengkonsumsi daging babi, sebaiknya Anda bertanya terlebih dahulu sebelum membeli.

Continue reading “Sate Ala Rusia”

Hits: 10

Makanan Halal di Penza, Rusia

Hello World!

Apa sih yang bikin kita kangen Indonesia, kalau kita sedang berada jauh dari negara tercinta? ya! Salah satunya pasti makanan. Apalagi kalau kita sedang tinggal di negara yang jauhnya ribuan mil dari Indonesia. Bukan hanya bahasa, postur tubuh, dan budayanya saja yang berbeda dengan kita, tapi selera masakan dan cita rasa kulinernya pun bisa saja tidak sama.

Minggu pertama saya tinggal di Rusia, nafsu makan saya turun drastis. Awalnya, makanan yang cocok dengan lidah saya hanya fast food saja. Tapi, lama-kelamaan, saya juga bosan dengan makanan yang terus-menerus sama. Kabar baiknya, ternyata di Rusia, kita bisa menemukan cafe halal atau biasanya cafe ini sering dinamai Чайхана (red: Caykhana). Di cafe ini lazimnya dijual makanan khas Tatarstan, Uzbekistan, atau Turkmenistan. Soal rasa, gak diragukan lagi. Paling tidak, makanan di sini bisa sedikit mengobati rasa kangen kita terhadap masakan nusantara.

Lagman, Plov, dan Samsa, mereka semua adalah menu favorit saya. Rasanya yang bersahabat dengan lidah, membuat saya ketagihan dengan makanan ini.

Apa sih Lagman itu?

Lagman

Makanan ini sejenis sup dengan kuah yang kental. Perpaduan antara potongan daging sapi, spaghetty, dan sayuran menghasilkan rasa yang unik dan tentunya cocok dengan lidah saya.

Continue reading “Makanan Halal di Penza, Rusia”

Hits: 2